Monday, 29 July 2019

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 3 November 2010 (Bgn 1)


Sejak dulu hingga sekarang, tak peduli di dalam maupun di luar Negeri Tirai Bambu, masyarakat masih condong untuk mempercayai yang namanya medium roh (tatung), apakah fenomena begini bagus atau tidak? Sulit dikatakan.

Kalau memang ternyata yang merasukinya adalah makhluk halus yang bajik, anda mungkin boleh percaya pada ucapannya, tetapi semua ini juga terpulang kembali pada akar kebajikan-mu.

Yang celakanya kalau ternyata yang merasukinya adalah Mara, siluman dan setan jahat lainnya, maka ini pasti adalah gadungan alias menyamar jadi Bodhisattva atau Dewa tertentu, maka anda sudah masuk ke dalam jebakannya.

Maka itu Buddha Sakyamuni membabarkannya dengan jelas di dalam ajaran sutra Mahayana, para Buddha dan Bodhisattva serta Arahat pasti takkan menggunakan kemampuan gaib untuk menyampaikan Dharma kepada para makhluk, mengapa demikian?

Apabila anda menggunakan kemampuan gaib untuk menuntun para makhluk, sementara itu Mara, siluman dan setan jahat lainnya juga memiliki kemampuan gaib, umat Buddha jadi kebingungan dan tidak tahu membedakan mana yang merupakan Buddha tulen dan Mara. Mara juga dapat menyamar jadi Buddha tiruan dan Bodhisattva gadungan.

Maka itu mengapa Buddha Sakyamuni melarang penggunaan kemampuan gaib dalam membimbing para makhluk, oleh karena dari tingkatan Arahat ke atas, juga memiliki kemampuan gaib, tetapi tidak boleh menggunakannya, lantas apa yang digunakan untuk menyelamatkan para makhluk? Dengan menyampaikan ceramah Dharma.

Untuk bergerak di bidang pengajaran, Mara tidak punya bakat begini, Mara hobinya main sulap, ketika anda memintanya menceramahkan kebenaran, dia tidak sanggup menjelaskannya keluar, hal ini harus dipahami.

Inilah alasan mengapa sepanjang hayatNya, Buddha Sakyamuni tidak menampilkan kemampuan gaib.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 3 November 2010


自古以來,不管是中國、外國,對於靈異都有很容易相信這種趨向,這是好還是不好?很難說。如果真的是聖賢菩薩,你易信,那是你有善根;如果是妖魔鬼怪,是假的、冒充的,那你就上大當。所以佛在大乘經教裡講得很清楚,諸佛菩薩跟阿羅漢決定不用神通做佛事,為什麼?如果你用神通來接引眾生,妖魔鬼怪都有這個能力,佛魔就不能夠辨別,魔會變成佛菩薩,變假的。所以佛不許用神通,因為什麼?阿羅漢以上都有神通,不用。用什麼?講經教學。這個魔不行,魔不會,魔會變把戲、變魔術,你叫他講出一番大道理,他講不出來,這個要知道。所以釋迦牟尼佛一生在世,沒有顯神通這個事情。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第一八四集)  2010/11/3




 

Siapa yang tidak peduli pada berkah dan petaka? Peruntungan diri sendiri? Ketika mendengar ada orang pandai yang memiliki kemampuan menerawang masa depan, semua orang berbondong-bondong menuju ke tempat prakteknya, begitu penasaran-nya, entah yang satu ini tulen atau tiruan? Tidak ada orang yang dapat memberimu jaminan.

Terhadap persoalan begini, Buddha Sakyamuni menyampaikannya dengan jelas, memberitahukan padamu kebenaran, asalkan anda memahaminya dan melatih diri sesuai dengan petunjuk yang tercantum di dalam sutra, maka anda tidak perlu bertanya lagi, bagaimana nasibku kini dan kelak, juga tidak perlu mendengar dan terpengaruh pada isu yang dihembuskan orang lain.

Tanyakan saja pada niat pikiran sendiri yang muncul, mengapa demikian? Segala sesuatu tercipta dari hati dan pikiran, beginilah kebenarannya. Selama hati-mu benar, ucapan-mu benar, tindakan-mu benar, maka sepanjang hidupmu senantiasa sejahtera, petaka pun menjauh dan sirna.

Sebaliknya apabila hati tidak benar, ucapan dan tindakan tidak benar, petaka pun takkan terhindarkan, apa alasannya? Di dalam sutra disebutkan dengan jelas, “Wajah adalah cerminan hati, lingkungan berubah menuruti perubahan hati”, jadi semua ini berasal dari niat pikiran sendiri.

Hati yang melafal Amituofo, tentu saja terjalin dengan Alam Sukhavati, anda melafal nama Buddha kelak menjadi Buddha, anda melafal nama Bodhisattva kelak menjadi Bodhisattva, bagaimana niat pikiranmu beginilah jadinya anda kelak, inilah kebenarannya.`

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 3 November 2010


吉凶禍福誰不關心?聽信有人知道未來會發生什麼事情,總得要打聽打聽,這到底是真是假?沒有人給你做保證。佛對於這個事情講得很清楚、很明白,告訴你這些原理原則,只要你真正參透了,掌握到了,你就不必再問,也不必聽信任何人造謠生事。問自己的起心動念,為什麼?一切法從心想生,這個有道理。我們的心正、言正、行為正,你這一生就吉祥如意,你不會有災難。如果心不正,言行不正,災難就不能避免,為什麼?這經上講得很清楚,「相由心生,境隨心轉」,都是自己心。你念佛的心,就到極樂世界作佛去了,你念菩薩你就成為菩薩,念什麼就現什麼,感應不可思議,這是真理、真實的事,不是假的。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第一八四集)  2010/11/3


 

 
 
Segala kejadian di dunia ini, tidak ada yang bukan merupakan “Apa yang ditabur itulah yang dituai", semuanya merupakan hasil perbuatan diri sendiri. Maka itu berkah dan petaka, tidak perlu ditanyakan pada orang lain, kalau masih hobi menilik nasib, ini namanya kepercayaan takhayul. Lebih baik tepuk dada tanyakan saja pada hati sendiri, inilah jawaban yang paling jitu dan akurat.

Ada orang yang bertanya padaku : “Master, banyak paranormal yang datang mengunjungi anda, setelah itu dengan memperalat reputasi anda, melakukan hal-hal yang tidak terpuji”.

Saya tidak tahu-menahu tentang hal ini, semua orang bebas berkunjung ke vihara ini, setiap bersua dengan diriku pasti minta foto bersama, saya juga tidak berdaya menolak permintaan mereka.

Usai itu dengan mengandalkan selembar foto tersebut, ada oknum yang mengaku-ngaku dekat dengan diriku, padahal saya tidak mengenalnya sama sekali.

Apabila dia  memperalat reputasi-ku guna mempromosikan dirinya sendiri supaya bisa meraup lebih banyak keuntungan dan ketenaran, untuk memperluas koneksi dan memperkuat pengaruhnya, itu adalah urusannya sendiri.

Hukum negara semestinya mengurus masalah ini, biarlah pihak berwenang yang mengurusnya, kita tidak boleh main hakim sendiri.

Maka itu siswa Buddha wajib mendengar ceramah Dharma, janganlah malah mendengar dan percaya pada rumor.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 3 November 2010


世出世間一切法沒有一樣不是自作自受,大乘經上告訴我們的。所以吉凶禍福不要問別人,問別人是迷信,問自己是決定正確。

也有人問我,他說:法師,有很多通靈的人,到我這兒來跟我接觸,之後打著我的名義在外面做不好的事情。這事情我不知道,這道場是十方道場,什麼人來我總不能說我不接見,沒這個道理。接見照一張照片這平常事情,這都不能拒絕的,他跟我有什麼關係?沒有關係,什麼關係都沒有。他要拿我們這個名義到外面去宣傳,去壯大他的聲勢,那是他的事情。這是國家法律應當要管的,我們管不到,這平常事。所以佛門弟子最重要的是要聽經,不要聽信謠言,要聽經。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第一八四集)  2010/11/3

Saturday, 27 July 2019

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 1 November 2010


Masa kini boleh dikatakan perkembangan Buddha Dharma sungguh terpuruk, apa sebabnya? Tidak ada yang menceramahkannya lagi, meskipun orang pintar di dunia ini banyak jumlahnya tapi tidak sanggup memahami sutra Buddha. Apa sebabnya?

Untuk memahami sutra Buddha, hendaknya serupa dengan selembar kertas putih atau kertas kosong, barulah dapat menerimanya, sebaliknya kalau memiliki pengetahuan dan pandangan sendiri, maka dia akan salah tafsir terhadap makna yang terkandung di dalam sutra Buddha, apa yang dipahaminya bukanlah makna sesungguhnya dari sutra yang dibabarkan Tathagata, tetapi hasil penafsirannya sendiri. Hal ini merupakan kesulitan dalam belajar sutra Buddha.

Maka itu sutra Buddha mesti dijelaskan oleh praktisi tulen, mengapa demikian? Oleh karena seorang praktisi melalui pengamalannya secara langsung, barulah dia dapat memahami makna sesungguhnya yang disampaikan oleh Buddha.

Apabila tidak melalui pengamalan secara langsung, tidak melatih diri, apa yang dia jelaskan cuma berdasarkan teori belaka, yang umumnya adalah salah penafsiran.

Janganlah melihat apa yang tersurat, tapi dibaliknya terdapat makna tersirat yang mendalam, maka itu dalam penyampaiannya tidak boleh keliru. Terutama dalam Ajaran Mahayana, banyak istilah yang tidak sanggup dijelaskan.

Maka itu Asvaghosa mengajarkan pada kita tiga prinsip, yaitu, dalam mendengar ceramah Dharma jangan melekat pada bahasa lisan (dalam membaca buku sutra jangan melekat pada tulisan), jangan melekat pada istilah, jangan memiliki penafsiran sendiri.

Apa yang dimaksud dengan penafsiran sendiri? Saya menduga-duga kira-kira begini artinya, sikap begini tidak diperbolehkan.

Hendaknya menggunakan hati yang suci dalam mendengar ceramah Dharma, barulah anda dapat memahami makna yang terkandung di dalamnya; jika anda mencampurkan pengertian sendiri ke dalamnya, anda takkan sanggup memahaminya.

Lantas bagaimana sosok pendengar ceramah yang sesuai dengan standar  Asvaghosa? Makna sesungguhnya ada di dalam hati suci-mu, yang mengalir keluar dari ketulusan hatimu, jadi bukan berasal dari luar.

Dengan demikian barulah anda memahami apa yang diucapkan Master Yin Guang sebagai “Dengan membangkitkan satu bagian rasa hormat memperoleh satu bagian manfaat; dengan membangkitkan sepuluh bagian rasa hormat memperoleh sepuluh bagian manfaat”.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 1 November 2010
 

在現前,佛法實在講很衰,什麼原因?佛法無人說了,雖智莫能解,世間聰明智慧的人多,佛經他不能解。什麼原因?佛經要像一張白紙的人他才能接受,他要是有自己知見在裡面,他就把佛經的意思全錯解了,不是佛的意思,是他自己的意思,這是佛經一個困難。所以佛經必須要真正修行人來講,他怎麼?他通過他自己的實驗,他才能體會佛所說的真實義。自己沒有通過修行,他所講是字面上的意思,往往就解錯了。它字面裡頭有深意,所以在講演的時候,言外有音,話裡頭還有話,你要懂這個。特別是大乘教裡頭,為什麼?很多意思是說不出來的。所以馬鳴菩薩再教給我們,聽經不要執著言說相、不要執著名字相、不要執著心緣相。心緣相就是什麼?我以為是什麼意思,這個不可以,錯了。你要用清淨心來聽,你就會聽到裡頭的意思;你要帶著自己意思在裡面聽,你就聽不到了。那我們要問,什麼人能夠符合馬鳴菩薩的標準,他就能聽到真實義。真實義也不是我的意思,說老實話,真實義是你清淨心裡頭的意思,是你真心裡頭的意思,不是從外頭來的,密在汝邊。這個你才懂得印光大師所講的,「一分誠敬得一分利益,十分誠敬得十分利益」。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第一八二集)  2010/11/1




 

Apa yang dimaksud dengan ketulusan? Insan zaman dulu berkata, “Sebersit niat pikiran pun tidak timbul disebut ketulusan”. Lihatlah, Asvaghosa mengajarkan pada kita supaya tidak melekat pada bahasa lisan maupun tulisan, tidak melekat pada istilah-istilah, jangan memiliki penafsiran sendiri. Inilah yang disebut sebagai ketulusan.

Anda menggunakan hati yang suci dalam mendengar ceramah Dharma, tidak memikirkan hal-hal lainnya, dengan begini barulah bisa tercerahkan. Apabila mencampurkan anggapan sendiri ke dalamnya, maka apa yang anda dengar merupakan hasil penafsiran sendiri dan bukanlah makna yang sesungguhnya. Mengapa demikian?

Buddha Sakyamuni dalam menyampaikan ajaran sutra tidak memiliki makna absolut, jadi dari mana anda bisa memiliki pengertian sendiri? Oleh karena sutra tidak memiliki makna absolut makanya mengandung makna tanpa batas; sebaliknya apabila ada makna tertentu, maka takkan bermakna lagi, inilah sisi yang menakjubkan dari Buddha Dharma.

Terus terang saja, ini hanyalah sebutir hati yang tulus, sebutir hati yang suci, setara dan tercerahkan. Hati kita adalah suci, setara dan tercerahkan, Dharma yang dibabarkan oleh para Buddha Tathagata juga mengalir keluar dari hati yang suci, setara dan tercerahkan, dengan demikian barulah dapat terjalin, inilah yang disebut sebagai makna yang sesungguhnya dari sutra yang dibabarkan Tathagata.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 1 November 2010


什麼叫誠?古人對誠講的標準,「一念不生是謂誠」。你看看,不執著言說相、不執著名字相、沒有心緣相,這是誠。你用的是清淨心來聽,沒有一絲毫夾雜,你聽了會開悟。帶有自己成見在裡面來聽,全是自己的意思,不是佛的意思。為什麼?佛沒有意思,你怎麼會有意思?這是真的,佛沒有意思。沒有意思,它就能含無量義;有意思,什麼意思都沒有了,佛法妙在這個地方。說穿了,只是一顆真心,一顆清淨平等覺的心。我們的心是清淨平等覺,諸佛如來講經說法是從清淨平等覺裡頭流出來的,跟我們的清淨平等覺相應,連起來了,通了,那叫如來真實義,叫願解如來真實義。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第一八二集)  2010/11/1


 

 
 
Pada era sekarang ini, Master Yin Guang mengajarkan pada kita, cukup mendirikan vihara yang berukuran kecil saja, umatnya tidak melebihi 20 orang. Mengapa demikian? Mudah mengurusnya, tidak butuh biaya besar, cukup mencari 2-3 orang pendukung Dharma, ini merupakan jasa kebajikan yang sesungguhnya.

Menjalani kehidupan dengan bersahaja, menfokuskan pikiran melafal Amituofo, maka tidak seorang pun yang tidak berhasil.

Menurutku, pemikiran Master Yin Guang ini pasti ada asal usulnya, di dalam buku berjudul “Xi Fang Que Zhi” tercantum, Bodhisattva Jueming Miaoxing, mereka cuma berjumlah 8 orang yang melatih diri bersama-sama, melafal Amituofo dan akhirnya 8 orang ini semuanya berhasil terlahir ke Alam Sukhavati.

Master Yin Guang memperluas cakupan ini dengan jumlah 20 orang, jadi jangan melampaui 20 orang.

Sebuah vihara kecil, gubuk kecil, di luar tampak tidak menarik perhatian, orang lain juga tidak memandang berat padamu (tidak menonjol), anda akan senantiasa berada dalam kondisi selamat, dengan hati yang tenang dan tulus melafal Amituofo, 3-5 tahun kemudian semuanya terlahir ke Alam Sukhavati menyempurnakan KeBuddhaan. Begini barulah betul.

Bagaimana kalau jumlah umatnya 40 orang? Bagilah ke dalam dua vihara kecil. Jumlah umat 60 orang, alokasikan ke dalam tiga vihara kecil. Tidak perlu saling menjalin komunikasi, setiap praktisi melatih diri masing-masing. Kalau mau bersaing, maka lihatlah siapa yang terlebih dulu berhasil terlahir ke Alam Sukhavati.

Cara begini amat bagus, patut kita galakkan, oleh karena di dalam masyarakat kini, pendidikan kesusilaan, etika moral, Hukum Sebab Akibat sudah lama terabaikan, sejak usia dini tidak belajar tata susila, makanya ketika banyak orang berkumpul di satu vihara, akan timbul banyak keruwetan, jadi jumlah umat makin sedikit makin bagus.

Yang penting adalah butir pertama dari Enam Prinsip Keharmonisan, yakni “Keharmonisan dalam pandangan”. Jumlah umat jangan melebihi 20 orang. Saat mendengar ceramah, cukup satu judul saja yakni “Sutra Usia Tanpa Batas”, dengan memutar DVD ceramah kami (Master Chin Kung).

Dengan satu judul sutra, sepatah Amituofo, melepaskan segala kemelekatan, terlahir ke Alam Sukhavati.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 1 November 2010

Mengenal Bodhisattva Jueming Miaoxing :


今天這個時代,印光大師教給我們,建小道場,人數不超過二十人。為什麼?容易維持,二十個人,二、三個護法照顧就夠了,真實功德。生活能維持就行了,一心念佛,沒有一個不成就。我想印光大師這個想法有來由的,過去《西方確指》裡面所記載的,覺明妙行菩薩他們只有八個人志同道合,在一起念佛八個人都往生了。印光大師把它稍微擴大一點,二十個人,不要超過二十個人。小道場、小茅蓬,外面看起來不起眼,人家也不重視你,你就平平安安、老老實實念佛,三年五載個個都往生,到極樂世界去作佛去了,正確。要是有四十個人?就分做兩個小道場。六十個人,三個小道場。平時也不需要往來,個人修個人的,大家做比賽,看誰先往生。這個法子好,老和尚想的這個方法值得我們極力提倡,因為現前這個社會,我們要知道,倫理、道德、因果教育丟失太久了,大家從小沒有學過,人多在一起就很難辦、很複雜,人多就複雜,人愈少愈好。最重要的,六和敬頭一條「見和同解」,如果不能做到六和敬的就不能要。頂多不超過二十人,少,實在講,三個、五個不少,十個、二十個不多,不超過二十個,真幹。如果聽經,就一部《無量壽經》,用我們的光碟就夠了,真的到西方極樂世界,不是假的,就是一部經、一句佛號,萬緣放下。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第一八二集)  2010/11/1



Kutipan Ceramah Master Chin Kung 3 Oktober 2010 (Bgn 1)


Di dalam hasil karyanya yang berjudul “Mahayana-Sraddhotpada-sastra”, Asvaghosa mengajarkan pada kita, bagaimana caranya mendengar ceramah dan belajar ajaran sutra.

Asvaghosa mengajarkan pada kita tiga butir prinsip yaitu :
1.      Dalam mendengar ceramah Dharma, jangan melekat pada ucapan. Dengan perkataan lain, ketika membaca sutra dan artikel Dharma, janganlah melekat pada tulisan. Tulisan adalah simbol dari ucapan,  tidak melekat pada ucapan berarti tidak melekat pada tulisan, apakah tulisan tersebut mendalam atau dangkal, bukanlah masalah, asalkan maknanya disampaikan dengan benar dan dipahami.

Maka itu di dalam “Empat Andalan Dharma” tercantum “Mengandalkan makna tersirat dan bukan makna tersurat”, benar-benar memahami makna sesungguhnya dari ajaran yang dibabarkan Tathagata.

Di dalam “Gatha Pembukaan Sutra” tercantum : “Semoga memahami makna sesungguhnya dari sutra yang dibabarkan Tathagata”, makanya tidak boleh melekat.

Buddha Sakyamuni mengemukakan banyak istilah, tetapi kita tidak boleh melekat pada beragam istilah tersebut.

2.     Jangan melekat pada nama dan istilah. Segala nama dan istilah hanyalah merupakan perumpamaan, yang menuntun kita supaya memahami makna yang sesungguhnya. Begitu anda melekat maka sudah melakukan kesalahan, selamanya anda takkan berdaya memahami makna yang sesungguhnya.

Memahami makna yang sesungguhnya adalah menyelami pencerahan jiwa sejati, seperti yang disebutkan di dalam aliran Zen sebagai menemukan kembali jiwa sejati, menemukan kembali jiwa sejati adalah mencapai KeBuddhaan. Tujuan akhir dari belajar Ajaran Buddha adalah mencapai KeBuddhaan.

3.     Jangan ada penafsiran sendiri. Membaca sebaris kalimat lalu menduga-duga artinya, atau menafsirkan menurut pengertian diri sendiri. Saya membaca artikel Dharma ini, atau saya mendengar ceramah Dharma ini, lalu saya mulai membuat penjelasan berdasarkan pengertian sendiri. Tidak boleh, apa alasannya?

Setelah anda mendengar ceramah Dharma, anda telah jatuh ke dalam “Kesadaran ke-6”, dengan demikian apa yang anda pelajari hanya akan menjadi pengetahuan belaka. Anda hanya bisa memperoleh secuil pengetahuan Ajaran Buddha.

Buddha Sakyamuni bukan menyampaikan padamu pengetahuan, namun Sang Buddha berharap agar anda dapat mengembangkan kebijaksanaan, oleh karena dengan menggunakan kebijaksanaan barulah anda dapat memahami kebenaran dari alam semesta dan kehidupan manusia, yang dapat membantumu mengakhiri samsara, keluar dari Triloka; bukan saja keluar dari Triloka, bahkan juga melampaui Dasa Dharmadhatu (Sepuluh Alam Dharma). Minimal harus dapat mencapai kondisi batin sedemikian rupa.

Setelah melampaui Dasa Dharmadhatu, lantas ke mana kita menuju? Anda akan mencapai “Alam Dharma Tunggal Sejati (Alam Sukhavati)”.

Hari ini kami telah memiliki sedikit pemahaman, walaupun masih belum mencapai pencerahan, namun mempelajari sutra Mahayana secara berkesinambungan selama kurun waktu yang panjang, kami dapat memastikan arah pelatihan diri, tujuan yang jelas, takkan sembarangan melatih diri, hal ini sungguh sulit diperoleh.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 3 Oktober 2010

Empat Andalan Dharma :

Gatha Pembukaan Sutra :

Delapan Kesadaran :


馬鳴菩薩在《大乘起信論》裡面教給我們,怎麼樣去聽經、去研究經教。他告訴我們三個原則,第一個聽教,聽教就是聽講經,不要執著言說相。換句話說,我們看經就不要執著文字相,文字是語言的符號,不執著言說就不能執著文字,文字淺深、多寡不要緊,只要意思說出來就行了,你懂得意思就可以。所以四依法裡頭,佛教導我們「依義不依語」,這一條重要,真正懂得如來真實義,開經偈上說「願解如來真實義」,這個不可以著相的。所以,佛說這麼多的名相,就是叫我們不要執著名字相,這是馬鳴菩薩第二條;第一條不要執著言說相,第二條不要執名字相。所有名詞術語都是假設的,都是幫助我們悟入真實義,你一著相就錯了,你永遠就不能了解真實義。了解真實義就是悟入自性,這是宗門所謂的明心見性,見性就成佛。佛陀的教育終極的目標就是叫你明心見性,見性成佛了,跟他就沒有兩樣,達到究竟圓滿的境界。所以《起信論》上講的這三個原則非常重要。

  第三個,不能著心緣相。什麼叫心緣?望文生義,我看到這個、我聽到這個,我想的怎麼個解釋法。不可以,為什麼?那個你聽了之後,你已經落在第六意識去。落在第六意識,你所學到的,今天的術語叫知識,你學到一些佛學的知識。佛不跟你講知識,佛是希望你悟入智慧,智慧能起作用,能幫助你了解宇宙人生的真相,諸法實相,能幫助你了生死出三界;不但出三界,三界是六道輪迴,超越十法界,至少要到這個境界。超越十法界之後,你到哪裡去?諸佛如來的實報莊嚴土,那叫一真法界。我們現在有一點概念了,雖然沒有開悟,沒有悟入,大乘經教薰的時間長久,證悟沒有,有一點解悟;換句話說,修行的方向、目標清楚了,不再盲修瞎練,這就很難得了。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第一五六集)  2010/10/3



 
 

Patut diketahui bahwa ini merupakan Maitri Karuna tanpa batas dari para Buddha, “Di dalam pintu Buddha, tidak ada seorang pun yang diabaikan”. Perkataan ini nyata adanya, sama sekali tidak semu. Tak peduli anda berada di mana, tak peduli apapun statusmu, asalkan anda berniat belajar Ajaran Buddha, maka Dia pasti datang mengajarimu.

Namun hal ini juga ada kaitannya dengan rintangan karma dan tabiat, kalau rintangan karma dan tabiatmu berat, meskipun Sang Buddha telah hadir dan hendak membabarkan Dharma pada dirimu, anda juga tak berdaya menerima dan meyakininya.

Para Buddha hadir di tengah-tengah kehidupan manusia dengan status yang berbeda-beda, para makhluk dapat terselamatkan dengan wujud yang bagaimana, maka Sang Buddha akan menjelma dalam wujud tersebut, jadi tidak ada wujud yang tetap.

Jika rintangan karma dan tabiatmu berat, meskipun Dia datang menyampaikan Dharma padamu, anda juga masih setengah percaya setengah tidak, sepertinya paham sepertinya juga tidak paham, orang jenis begini menempati persentase yang sangat besar, berkisar 70-80 persen.

Lantas apakah Sang Buddha akan mengabaikan mereka? Tidak, namun Beliau akan bersabar menuntun dirimu secara perlahan-lahan, mendampingimu selama kurun waktu satu dekade atau dua dekade, dari setengah percaya setengah tidak, menjadi keyakinan menyeluruh. Perlahan-lahan belajarnya mulai menunjukkan keseriusan, 30-50 tahun kemudian, anda meraih keberhasilan.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 3 Oktober 2010


要曉得,這是佛無盡的慈悲,「佛氏門中,不捨一人」。這個話千真萬確,一點都不假。無論你在什麼地方,無論你現在是什麼樣的身分,你只要一想,我真想學,他就真來了,他就真幫助你。這個裡頭與業障習氣有關係,業障習氣重,是來,感來了,感來怎麼樣?佛示現不同的身分,應以什麼身分得度,他就示現什麼身分,他沒有一定的形相。來跟你說,你聽了半信半疑、似懂非懂,這種人佔絕大多數,應該可以說十之七八都是這樣的。佛捨不捨棄?不捨棄,幫你加強,慢慢加強,跟你在一起混個十年二十年,慢慢的從半信半疑就變成全信不疑,慢慢變成真的學習了,三十年、四十年、五十年,你成就了。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第一五六集)  2010/10/3




 

Para Buddha hadir di dunia ini dengan tubuh jelmaan, serupa dengan Buddha Sakyamuni, datang ke dunia ini dengan wujud yang sama dengan orang banyak. Jalinan jodohNya begitu unggul, kala itu di India, pengikutNya mencapai beribu-ribu orang, jodoh ini sangat unggul, namun anda harus ingat bahwa para Buddha takkan mengabaikan seorang pun.

Walaupun anda cuma seorang diri, namun berniat belajar Buddha Dharma, maka para Buddha juga takkan mengabaikan dirimu, lihatlah, alangkah besarnya budi kebajikan Buddha, melampaui Ayahbunda!

Bahkan para Buddha terhadap semua makhluk, meskipun dirimu melewati kelahiran demi kelahiran, namun Sang Buddha takkan pernah melupakan dirimu, tak peduli anda berada di alam mana pun juga, apakah anda berada di Alam Dewa, Alam Manusia, Alam Asura, Alam Binatang, Alam Setan Kelaparan, maupun di Neraka, Sang Buddha senantiasa menjagamu.

Kita selalu mengabaikan Buddha dan Bodhisattva, namun Mereka tidak pernah mengabaikan diri kita sama sekali, hal ini mesti kita pahami. Kadang kala kita membenci Buddha dan Bodhisattva, tidak percaya padaNya, namun Buddha dan Bodhisattva tetap ber-Maitri Karuna senantiasa menjaga diri kita. 

Sampai suatu hari kemudian, anda jadi sadar dan timbul penyesalan, “Tempo dulu saya selalu bersalah pada Buddha dan Bodhisattva!”. Manusia di dunia hatinya tidak kekal dan selalu berubah-ubah, makanya tidak bisa diandalkan, hanya Buddha dan Bodhisattva yang dapat diandalkan sepenuhnya, Mereka tulus padaku, tetapi kita malah hobi mengelabuiNya.

Namun Buddha dan Bodhisattva tidak pernah menyalahkan kita, mengapa demikian? Oleh karena Mereka sangat memahami diri kita yang sudah kelamaan berada di enam alam tumimbal lahir, tabiatnya sudah terlampau mendalam, kecurigaannya juga terlampau berat, manalah gampang untuk diselamatkan?

Makanya Buddha dan Bodhisattva takkan mengabaikan diri kita sama sekali, Mereka datang menyampaikan Dharma kepada kita semuanya.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 3 Oktober 2010


  佛來現的時候是現應身,像釋迦牟尼佛一樣,到這個世間來投胎,示現跟我們大眾一樣的。釋迦牟尼佛的緣殊勝,當年在印度,親近他的就有幾千人,這個緣太殊勝了,但是你記住,不捨一人。一個人,你真發心,佛都不捨棄你,你說佛的恩德多大,超過父母!而且佛對一切眾生,生生世世從來沒有把你忘掉,無論你在哪一道,你在人道、在天道、在修羅道、在餓鬼道、在地獄道,統統照顧你。我們覺得我們背離了佛菩薩,佛菩薩沒有背離我們,這是我們不知道的。我們有的時候討厭佛菩薩、瞋恨佛菩薩,不相信他,說他是迷信,佛菩薩對我們慈悲照顧,從來沒有間斷過。等你哪一天明白了,生慚愧心,「我以前所做真對不起佛菩薩!」世間人心無常,都靠不住,只有佛菩薩靠得住,人家是真心對你,可是我們是用妄心對他。他不會怪我們,為什麼?他對我們太了解,六道裡輪迴太久,習氣太深、疑心太重,哪有那麼簡單?所以他不會捨棄,他來是講經教學的。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第一五六集)  2010/10/3